Scroll untuk baca artikel
BeritaPendidikan

Pembuatan Agar-Agar Praktek Prakarya MAN 4 Garut

169
×

Pembuatan Agar-Agar Praktek Prakarya MAN 4 Garut

Sebarkan artikel ini
Pembuatan Agar-Agar Praktek Prakarya MAN 4 Garut
Pembuatan Agar-Agar Praktek Prakarya MAN 4 Garut

Pembuatan Agar-Agar Praktek Prakarya MAN 4 Garut – Pelajaran prakarya di sekolah menengah tidak hanya melatih keterampilan motorik, tetapi juga kreativitas siswa. Salah satu bahan yang sering digunakan dalam prakarya adalah agar-agar.

Dengan agar-agar, siswa MAN 4 Garut dapat berkreasi membuat berbagai macam makanan yang sehat dan lezat.

Ruang kelas Prakarya MAN 4 Garut dipenuhi dengan aroma manis dan semaraknya aktivitas para siswa. Di bawah bimbingan Ibu Rohmia, guru Mapel Prakarya, mereka tengah berlatih membuat agar-agar, salah satu hidangan penutup favorit banyak orang.

Suasana kelas begitu hidup dengan keaktifan para siswa yang mengaduk adonan, memotong agar-agar, dan mendekorasi hidangan mereka dengan penuh kreativitas. Ibu Rohmia, dengan senyum lebarnya, tak henti-hentinya memberikan arahan dan semangat kepada para siswanya.

“Saya sangat senang melihat antusiasme mereka dalam praktik ini,” ujar Ibu Rohmia. “Mereka semua sangat kreatif dan menunjukkan bakat mereka dalam membuat agar-agar yang lezat dan indah.”

Agar-agar memang bukan hidangan yang rumit untuk dibuat, namun membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Para siswa MAN 4 Garut belajar dengan seksama bagaimana memilih bahan-bahan yang berkualitas, mengolah adonan agar-agar dengan benar, dan memotongnya dengan rapi.

“Prosesnya memang tidak mudah, tapi menyenangkan,” kata salah satu siswa. “Saya senang bisa belajar membuat agar-agar sendiri dan hasilnya pun sangat memuaskan.”

Baca Juga: MAN 4 Garut Mengadakan Bazar di MTsN 3 Garut Dalam Rangka Graduasi Kelas 9

Lebih dari sekadar membuat hidangan lezat, praktik ini juga bertujuan untuk melatih keterampilan motorik halus, kreativitas, dan kerjasama tim para siswa. Mereka belajar untuk bekerja sama dengan baik dalam menyelesaikan tugas dan saling membantu satu sama lain.

“Prakarya bukan hanya tentang membuat sesuatu, tapi juga tentang belajar dan berkembang,” jelas Ibu Rohmia. “Melalui praktik ini, saya harap para siswa dapat mengembangkan berbagai keterampilan yang bermanfaat bagi mereka di masa depan.”

Di akhir praktik, para siswa dapat menikmati hasil karya mereka dengan penuh rasa bangga. Agar-agar buatan mereka tidak hanya lezat, tetapi juga indah dan penuh kenangan.

Kisah ini menjadi bukti semangat berkarya para siswa MAN 4 Garut yang tak kenal lelah. Dengan bimbingan guru yang penuh dedikasi, mereka terus belajar dan mengembangkan diri untuk menjadi generasi penerus yang kreatif dan berprestasi.