GARUT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Garut. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Garut sukses mengukir sejarah gemilang pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) tingkat Kabupaten Garut. Tidak tanggung-tanggung, kontingen MAN 4 Garut berhasil menyabet medali emas pada cabang perlombaan bergengsi dan secara resmi mengamankan tiket untuk melaju ke kompetisi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Nabila Nur Sobah, Srikandi Pidato yang Melaju ke Jabar
Bintang utama dalam perhelatan akbar tingkat kabupaten ini adalah Nabila Nur Sobah. Siswi berbakat perwakilan dari MAN 4 Garut ini tampil memukau dan berhasil menyingkirkan puluhan pesaing terbaik dari berbagai sekolah dan madrasah se-Kabupaten Garut dalam cabang lomba Pidato Putri (Bahasa Indonesia).
Ketegasan vokal, kedalaman materi, artikulasi yang jernih, serta pembawaan yang karismatik di atas panggung membuat dewan juri tak ragu mengganjarnya dengan medali emas. Kemenangan mutlak ini bukan sekadar piala pajangan, melainkan sebuah tanggung jawab baru. Dengan medali emas di tangan, Nabila secara resmi didaulat menjadi perwakilan tunggal Kabupaten Garut untuk bertanding di PORSENI tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan digelar dalam waktu dekat.
Apresiasi Tinggi dari Kepala Madrasah
Keberhasilan Nabila dan kontingen MAN 4 Garut disambut dengan rasa syukur dan haru oleh seluruh elemen madrasah. Kepala MAN 4 Garut, Sulisman, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah berjuang tanpa kenal lelah untuk membawa nama baik institusi pendidikan mereka.
Dalam keterangannya, Sulisman menegaskan bahwa rentetan prestasi ini bukanlah sebuah hasil yang didapatkan secara instan. Ini adalah buah manis dari kedisiplinan latihan, kerja keras ekstrakurikuler, dan sinergi yang luar biasa antara siswa, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari para orang tua.
“Saya, sebagai Kepala Madrasah, sangat berterima kasih dan merasa amat bangga kepada seluruh siswa MAN 4 Garut yang sudah menorehkan prestasi gemilang di tingkat kabupaten. Secara khusus, apresiasi terdalam saya sampaikan kepada Nabila Nursobah yang sukses mewakili Garut dalam cabang pidato bahasa Indonesia ke tingkat provinsi. Ini adalah pembuktian nyata bahwa siswa-siswi madrasah kita mampu bersaing dan unggul; tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga sangat bertalenta dalam bidang seni dan olahraga,” ungkap Sulisman, M.Pd., dengan penuh kebanggaan.
Bertabur Prestasi: Dari Voli hingga Tarik Suara
Dominasi dan unjuk gigi MAN 4 Garut dalam ajang PORSENI tahun ini nyatanya tidak hanya berhenti pada cabang pidato. Kontingen madrasah yang mengedepankan akhlak dan prestasi ini juga sukses memboyong serangkaian piala dari berbagai cabang perlombaan lainnya. Hal ini membuktikan pemerataan bakat dan efektifnya pembinaan ekstrakurikuler di lingkungan madrasah.
Berikut adalah daftar pahlawan olahraga dan seni dari MAN 4 Garut yang sukses mengharumkan nama sekolah di ajang PORSENI Kabupaten Garut:
- Juara II Volly Ball Putri: Tim bola voli putri MAN 4 Garut tampil trengginas dan pantang menyerah, berhasil meraih medali perak setelah melewati babak final yang sangat sengit.
- Juara III Tenis Meja: Ditorehkan oleh Jihan Mauludi. Ketangkasannya dalam memainkan raket pingpong membuktikan reflek cepat dan mentalitas juara di arena olahraga individu.
- Juara III Solo Vocal Putra: Disumbangkan oleh Andika Dwi Rahayu. Suara emas, teknik vokal yang matang, dan penghayatannya yang mendalam berhasil membius telinga audiens dan dewan juri.
- Juara IV Bulu Tangkis Putri: Diraih oleh Sinta Suci Indriani. Pada cabang yang menuntut stamina fisik, kecepatan, dan kelincahan tinggi ini, Sinta berhasil mengamankan posisi empat besar, melengkapi daftar panjang prestasi kontingen.
Menatap Tingkat Provinsi dengan Optimisme
Menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dan kompetitif di tingkat Provinsi Jawa Barat, pihak madrasah tidak lantas berpuas diri. Persiapan intensif kini mulai digenjot. Khusus untuk Nabila Nursobah, program latihan mandiri dan pemantapan materi pidato telah dirancang oleh tim guru bahasa. Bimbingan retorika, pengayaan diksi, dan simulasi penguasaan panggung ditingkatkan agar Nabila mampu bersaing dengan para juara dari kabupaten dan kota lain se-Jawa Barat.
Keberhasilan pada ajang PORSENI ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa MAN 4 Garut untuk terus menggali potensi diri mereka di berbagai bidang. Ajang PORSENI ini kembali menjadi saksi dan bukti tak terbantahkan bahwa madrasah kini bukan sekadar lembaga pendidikan yang berfokus pada ilmu agama semata, melainkan kawah candradimuka yang sukses melahirkan generasi-generasi multitalenta yang tangguh.
Kini, seluruh masyarakat dan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Garut turut menantikan serta mendoakan kiprah Nabila Nur Sobah di tingkat provinsi. Terdapat sebuah harapan besar agar sang srikandi dari MAN 4 Garut ini dapat kembali pulang dengan mengalungkan medali, mengharumkan nama Garut di tanah Pasundan.











